Salicyl

Beginilah Cara yang Tepat untuk Menolak Permintaan Anak

 

Kebanyakan orang tua masih mengandalkan kata ‘tidak’ sebagai satu-satunya cara menolak permintaan anak, apa Bunda juga begitu?

Kata ‘tidak’ memang terdengar singkat dan tegas ya, Bund. Namun laporan ilmiah yang dilansir oleh jurnal Psychological Science justru menunjukkan kalau kata ‘tidak’ cenderung membuat otak anak bingung.

Hanya berkata ‘tidak’ sebagai cara menolak permintaan anak juga membuatnya sulit mendisiplinkan diri anak dan frustasi karena tidak tahu alasan jelas di balik penolakan Moms.

Supaya Si Kecil paham dan tidak terus merengek, ada baiknya Bunda mencoba beberapa alternatif menolak anak. Apa saja? Yuk kita lihat di bawah ini!

  1. Menolak Dengan Anjuran

Tahu sendiri kan Bund, kalau anak sulit menerima saran atau anjuran setelah mendengar kata tidak?

Jadi sebagai alternatif menolak anak, sekalian saja menolak dengan saran positif yang mudah diterima.

Misalnya dengan mengatakan “Bunda tahu kamu ingin sepatu baru seperti teman kamu. Bagaimana kalau kita membersihkan sepatumu yang masih bagus agar terlihat mengkilap seperti baru?”

Bunda juga bisa mencoba kalimat saran seperti “Daripada jajan gorengan, yuk bantu Bunda membuat puding buah di rumah.”

  1. Beritahu Apa Yang Boleh Dilakukan Anak

Terkadang anak terus merengek setelah Bunda menolak permintaannya karena tidak tahu apa yang sebenarnya boleh dia lakukan.

Sebagai alternatif menolak anak, Bunda bisa katakan “Ajak Adit bermain di rumah saja ya, nanti Bunda buatkan camilan” bila ragu mengizinkan Si Kecil bermain ke rumah teman yang belum Bunda kenal.

  1. Langsung Jelaskan Alasan

Untuk menghindari perdebatan dari awal, Bunda juga bisa langsung menjelaskan alasan sebagai cara menolak permintaan anak.

Sebagai contoh, Bunda bisa katakan “Tidak aman untuk pergi ke konser musik dengan teman tanpa didampingi oleh orang dewasa. Kalau kamu tetap mau pergi, Bunda atau Ayah bisa menemani.”

  1. Berikan Pilihan

Dalam sebuah artikel yang dilansir oleh situs University of Wisconsin-Stevens Point dikatakan kalau memberikan pilihan sebagai alternatif menolak anak dapat mendukung perkembangan sosial emosional anak lho, Bund.

Dengan memberikan pilihan, anak terdorong untuk berpikir kritis, berlatih mengambil keputusan, lebih mandiri, serta yakin pada diri sendiri.

Jadi bila tidak setuju dengan permintaan Si Kecil untuk makan es saat baru sembuh dari batuk, Bunda bisa katakan “Kamu boleh minum teh lemon, atau mau Bunda buatkan jus jeruk?”

  1. Setuju Dengan Cara Yang Berbeda

Daripada berkata tidak, Bunda bisa setujui permintaan anak dengan menambahkan syarat yang harus dipenuhinya.

Menurut Parenting Trust for Washington Children, alternatif menolak anak ini bisa jadi cara untuk mengajarkan buah hati kalau ada kewajiban yang harus dipenuhinya sebelum mendapatkan apa yang diinginkannya.

Sebagai contoh, Moms bisa katakan “Ya, Bunda akan belikan sepeda kalau nilai raport semester ini memuaskan” atau “Boleh main ke rumah Nanda, tapi setelah kamu selesai mengerjakan PR.”

Bagaimana dengan Bunda, pernahkah mencoba cara menolak permintaan anak lain tanpa berkata tidak?


To Top ↑