Salicyl

Manfaat Jika Sering Memeluk Si Kecil

 

Ayah Bunda, jangan mudah percaya pada mitos yang mengatakan bahwa anak yang sering mendapatkan pelukan akan menjadi cengeng, bahkan sebaliknya. 


Secara psikologis, anak yang sering mendapat belaian, sentuhan dan pelukan dari orang tuanya akan tumbuh menjadi anak yang penyayang, pertumbuhannya sehat, akan merasa nyaman dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi. Berikut manfaat pelukan bagi anak : 


1. Membuat anak lebih pintar


Apa hubungannya ya memeluk anak dengan kepintarannya? Memeluk merupakan sentuhan fisik yang menjadi stimulasi penting untuk menumbuhkan otak yang sehat dan kuat. Otak anak yang sering dipeluk akan lebih berkembang jika dibandingkan dengan anak yang jarang dipeluk. Sebuah studi menemukan bahwa hanya sentuhan seperti pelukan yang lembut yang bisa memberikan stimulasi positif yang dibutuhkan otak untuk tumbuh dengan sehat. Walaupun bukan berarti meningkatkan IQ anak, pelukan orang tua bisa memaksimalkan cara kerja serta perilaku anak.


2. Menghindari stress pada anak


Manfaat penting lainnya dari memeluk anak adalah produksi hormon endorfin dalam tubuh. Hormon inilah yang berfungsi untuk mengurangi ketegangan saraf dan juga tekanan darah. Anak yang lebih sering mendapatkan pelukan dari orang tuanya akan terhindar dari stres dan cemas. Memeluk anak akan juga berguna untuk melepas zat kimia tertentu pada otak yang akan meningkatkan kebahagiaan dan menurunkan hormon stres pada anak. Coba deh peluk anak saat mereka akan menghadapi ujian dan lihat efeknya!

 

3. Anak merasa lebih berharga

 

Pelukan yang didapatkan anak dari orangtua membuat anak merasa diberikan dukungan. Mungkin saat masih kecil anak belum merasakan manfaat dari pelukan yang sesungguhnya, namun saat mereka beranjak besar anak mulai merasakan manfaat dari pelukan yang diberikan orangtua. Anak akan merasa berharga dan percaya diri karena mendapatkan dukungan dari orangtua.

 

4. Menghentikan tantrum

 

Ayah Bunda, mempunyai anak yang sering tantrum? Tentu hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri untuk tiap orang tua. Saat tantrum, anak bisa bersikap keras kepala atau bahkan tidak mendengarkan apapun perkataan orang tua. Anak juga bisa kehilangan kendali untuk mengatur emosinya sendiri. Nah, berpelukan dapat menenangkan anak dan memicu pelepasan hormon oksitosin yang bisa menurunkan tingkat hormon stres dan melawan kecemasan. Jangan marahi anak saat mereka tantrum, segeralah peluk mereka.

 

 

5. Anak menjadi lebih penyayang

 

Anak yang terbiasa memeluk atau dipeluk, akan menganggap hal ini sebagai ungkapan dari rasa kasih sayang. Dengan begitu, kemungkinan saat anak telah dewasa nanti mereka juga akan menjadi lebih empati dan penyayang, karena pelukan tersebut bisa mentransfer energi positif pada anak. Meningkatnya hormon oksitosin saat berpelukan juga dapat menyembuhkan rasa kesepian, isolasi dan kemarahan.


Pasti jadi ingin lebih sering memeluk anak kan? Pelukan juga tidak mengenal usia lho, karena manfaatnya dapat dirasakan oleh anak yang baru dilahirkan hingga ia beranjak dewasa. Tentunya Ayah Bunda ingin memberikan yang terbaik untuk anak bukan?


To Top ↑