Salicyl

Membangun rasa percaya diri anak

Ayah Bunda, menumbuhkan rasa percaya diri pada anak perlu dilakukan sedini mungkin karena hal tersebut akan sangat berpengaruh pada masa depannya. Dengan rasa percaya diri yang baik, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mudah menyesuaikan diri pada lingkungannya. Hal ini diyakini dapat menunjang kesuksesan anak, baik dalam kehidupan sosial maupun akademis. Menumbuhkan rasa percaya diri pada anak sebenarnya bukanlah hal yang sulit namun juga tidak dapat disepelekan, semuanya tergantung dari hal-hal yang Ayah Bunda terapkan di lingkungan rumah karena awal terbentuknya kepribadian anak adalah dari lingkungan terdekatnya.

Agar anak memiliki rasa percaya diri yang baik, diharapkan ia dapat lebih berani dalam mengambil keputusan dan menentukan tujuannya di masa yang akan datang. Tips berikut bisa menjadi panduan Ayah Bunda untuk dapat diterapkan agar rasa percaya diri si kecil tumbuh dengan baik.

  1. Intens berkomunikasi

    Bangun suasana hangat di rumah dengan intens berkomunikasi. Selalu berikan perhatian terhadap apa yang dikerjakan si kecil baik di rumah maupun di sekolah kemudian tanyakan apakah hal-hal yang dialaminya seharian menyenangkan atau tidak. Hal ini akan membuatnya terbiasa mengungkapkan apa yang ia rasakan/hadapi dengan nyaman. Dapat menyampaikan sesuatu dengan baik adalah ciri anak memiliki rasa percaya diri yang baik.
  1. Dukung setiap kegiatannya

    Setiap anak dilahirkan dengan bakat alami yang luar biasa, biasanya anak akan sangat antusias melakukan kegiatan yang berhubungan dengan bakatnya. Jika si kecil mulai menunjukkan minat dan kesukaannya pada hal tertentu, baik seni maupun akademis maka ada baiknya Ayah Bunda memberikan dukungan penuh dan memberikan motivasi agar bakatnya semakin terasah. Anak yang memiliki bakat yang terasah tentunya akan mampu memiliki rasa percaya diri yang tinggi.
  1. Ajarkan anak memantapkan cita-cita

    Pada usianya, ketika ditanyakan mengenai cita-cita biasanya anak-anak akan menjawab sesuai dengan apa yang mereka anggap menyenangkan, jawabannya pun akan selalu berbeda. Hal ini lumrah terjadi, namun ada baiknya mulai meyakinkan si kecil untuk memilih satu cita-cita yang sesuai dengan bakat dan keinginannya. Ajarkan kepada mereka bahwa cita-cita adalah tujuan untuk masa depannya. Dengan diberi pengertian seperti itu, anak akan bisa memantapkan cita-cita yang dimilikinya dan tentu akan lebih percaya diri untuk mencapainya.
  1. Tanamkan sikap disiplin

    Jika anak sudah dapat menentukan cita-cita, saatnya memberikan pengertian bahwa untuk meraih cita-cita diperlukan usaha dengan belajar dengan tekun, tidak bermalas-malasan dan selalu bersikap disiplin. Dengan menanamkan ketiga hal tersebut, prestasi anak diharapkan meningkat dan dapat memiliki prestasi yang gemilang sehingga rasa percaya dirinya juga semakin membaik.
  1. Berikan teladan yang baik

    Anak-anak biasanya mengamati apa yang Ayah Bunda katakan dan lakukan kemudian akan berusaha menirunya. Agar anak menjadi pribadi yang baik, sudah sepatutnya sebagai orangtua kita memberikan contoh dengan melakukan hal-hal baik di depannya, jangan berusaha untuk mengatur dan bahkan menyuruh anak melakukan hal -hal sesuai keinginan Ayah Bunda.

Jika si kecil selalu melihat interaksi sosial yang baik dari orangtuanya, akan sangat berpengaruh ketika ia berada ditempat umum, anak akan meniru dan melakukan apa yang dicontohkan orangtuanya.

Pada dasarnya komunikasi, waktu berkualitas bersama keluarga dan kemampuan dalam membuat pilihan sendiri akan membangun kepercayaan diri yang baik pada anak. Maka, pastikan agar kebutuhan anak terkait hal-hal tersebut sudah terpenuhi dilingkungan keluarga agar tumbuh kembang fisik dan psikologisnya lebih maksimal dan ia menjadi pribadi yang percaya diri.

To Top ↑